Tuhan menyediakan keseimbangan alami diantara manusia, alam semesta dan diriNya [law of life balance]. Semua ketidakseimbangan, diciptakan oleh manusia sendiri. Manusialah yang bertanggung jawab atas ketidakharmonisannya sendiri. Manusia menciptakan dikotominya sendiri, sukses - tidak sukses, bahagia-tidak bahagia, baik - tidak baik, enak - tidak enak. Tuhan tidak menciptakan dikotomi itu. Tuhan ingin semua manusia sukses, bahagia, baik dan enak. Manusia telah lebih banyak bekerja dengan pikirannya sendiri, melupakan peran hati dan jiwanya. Siapa yang telah merusakkan keseimbangan?
Berikut ini 4 Langkah Fundamental mengembalikan keseimbangan Anda pada tempatnya semula:
1. Menemukan panggilan hidup:
Stress & frustrasi muncul, akibat dari tidak jelasnya panggilan hidup yang benar.Hidup hanya diukur dengan uang dan materi, padahal tidak ada kebahagiaan yang sesungguhnya di dalamnya. Refleksi: lakukan self-talk dan temukan kembali true inner call yang benar mengapa dan kemana Anda hidup? Kemudian, ubahlah cara pandang dan cara hidup Anda. Buatkan skala prioritas yang benar berdasarkan panggilan yang benar, sejati, genuine. Tinggalkan gaya hidup yang tidak sesuai lagi dengan panggilan Anda, maka Anda akan menemukan keseimbangannya kembali. Setelah Anda menemukan "higher purpose" Anda, maka bagai rajawali, Anda akan terbang tinggi, tetapi tidak jatuh. Anda akan lebih tahan terhadap godaan, ujian dan hambatan.
2. Semua hari sama pentingnya:
Keseimbangan bukan soal waktu, tetapi di dalam pikiran dan jiwa Anda. Jika Anda masih berpola Senin-jumat vs sabtu-minggu, selama itu pula Anda tidak akan bisa membuat sabtu-minggu sama adilnya dengan senin-jumat. Semua hari adalah sama nikmatnya. Tidak ada lagi mindset bahwa hari sabtu-minggu adalah waktu yang paling berkualitas dan bebas dari pada hari senin-jumat. Anda harus membuat senin-minggu adalah sebuah kesatuan totalitas waktu yang berkualitas, baik untuk karir, keluarga, ibadah dan sosial, termasuk hobi. Buanglah zona waktu yang Anda buat sendiri. Itu tidak ada. Buatlah dan nikmatilah hari senin-jumat sama nikmatnya dengan hari sabtu-minggu, maka Anda akan menemukan keseimbangannya kembali. Anda akan lebih merasa adil dan seimbang dalam banyak hal. Hidup Anda akan bagaikan langit biru yang tiada sekat-sekatnya, hanya ada awan-awan dan cahaya.
3. Mengelola semua dalam satu:
Stress timbul saat Anda memisah-misahkan ke lima bidang hidup manusia Anda. Sekat-sekat itu a.l. dikotomi antara kerja dan keluarga, antara kerja dan sosial, antara kerja dan ibadah dst. Dengan mindset seperti ini, 24 jam waktu Anda tak akan pernah cukup. Tinggalkan dikotomi yang nampaknya benar, padahal keliru. Semua hal yang Anda lakukan adalah totalitas dari semua segi hidup Anda. Hidup Anda tidak bisa dipecah-pecah kerja dan ibadah, kerja dan keluarga. Lakukanlah semua ke 5 segi hidup Anda [Faith, Finance, Family, Friends, Fit] pada saat yang sama, di hari yang sama. Kerja adalah untuk keluarga dan untuk sosial, dan itu adalah ibadah Anda yang sejati. Ketika Anda bekerja dengan membantu rekan kerja dengan sebaik-baiknya, Anda sedang beribadah. Ketika Anda bekerja, lalu berbicara dengan anak Anda di rumah, itu juga ibadah. Ketika Anda bekerja, lalu Anda bersedekah di kantor dan mengikuti aksi donor darah, itu adalah ibadah. Ketika Anda bekerja, lalu saat jam istirahat Anda melakukan hobi kesukaan Anda, itu juga ibadah, selain menyenangkan hati dan stress release bagi Anda. Hidup Anda akan berubah seperti sungai ibadah yang mengalir, tidak ada bebatuan yang mampu menahannya lagi. Teruslah mengalir seperti sungai, bebas dan leluasa, tanpa penjara dan benteng-benteng.
4. Menjalani hidup yang sederhana:
Kekecewaan dan kekuatiran biasanya muncul, karena Anda menaruh harapan dan impian terlalu tinggi. Jika Anda masih ingin mempertahankan irama hidup meninggi seperti itu, Anda harus tahan terhadap goncangannya. Itu pilihan Anda. Jika Anda merasa sudah tidak tahan lagi dengan tekanannya dan hambatannya, seolah kepala Anda mau pecah, turunkan irama hidup Anda. Itu pilihan Anda. Anda diberi hikmat, wisdom, untuk mengatur irama hidup Anda sendiri. Indahnya adalah, semakin sederhana kita menjalani hidup, ternyata ada banyak kenikmatan, ketenangan batin dan ketenteraman hati, yang tidak kita temukan di dalam hidup yang serba "complicated," hidup yang penuh kepura-puraan, hidup yang dibuat-buat, hidup yang dipersulit. Sederhanakanlah hidup Anda, maka Anda akan menemukan segala kedamaiannya. Jika Anda berhasil menemukan kedamaian dalam hidup Anda, maka Anda akan lebih kuat menanjaki bukit yang lebih tinggi lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berbagi bagi keseimbangan hidup kita. Terima kasih salam work & life balance